Imam Muslim meriwayatkan
dari Jabir ra. bahwa Rasulullah saw. melihat seorang wanita, maka beliau
kemudian menemui Zainab ra. Kemudian beliau menemui para sahabat, dan
berkata:
إِنَّ الْمَرْأَةَ تُقْبِلُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ وَتُدْبِرُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ فَإِذَا أَبْصَرَ أَحَدُكُمْ امْرَأَةً فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ فَإِنَّ ذَلِكَ يَرُدُّ مَا فِي نَفْسِهِ
إِنَّ الْمَرْأَةَ تُقْبِلُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ وَتُدْبِرُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ فَإِذَا أَبْصَرَ أَحَدُكُمْ امْرَأَةً فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ فَإِنَّ ذَلِكَ يَرُدُّ مَا فِي نَفْسِهِ
“Sesungguhnya wanita itu, dari
depan bisa digunakan setan untuk menggoda, dari belakang juga bisa digunakan
setan untuk menggoda. Maka jika seseorang melihat wanita, sebaiknya segera
mendatangi isterinya. Karena hal itu akan menghapus pikiran-pikiran tadi.”
Dan
bagi kita yang belum beristri, apa yang harus dilakukan? Tak perlu khawatir
قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ
أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ
خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ
Artinya:
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan
pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci
bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”
(An-Nur: 30)
Dalam
Al Quran pun telah tertulis jawabannya.
Teruntuk yang
sering terabaikan oleh pandanganku, semoga kita kelak dipertemukan lagi dalam
keadaan siap.
Entah~
Entah tersengaja
atau tidak, beberapa pertemuan kita hanya berakhir pada satu tatapan saja. Dan pandangan
kita pun tak bertemu..
Entahlah~
Jika memang ini
tersengaja, semoga bukan karena ingin memutus silahturahim kita, dan semoga
hanya karna ingin menatapmu dengan halal kelak, bukan sekarang.
Entahlah~
Jika
memang tak tersengaja, semoga memang ini cara-Nya untuk menjaga kita..
“Bagaimana
dengan pandanganmu ke perempuan lain?” Mungkin itu tanyamu. Mungkin..
Entahlah~
Hanya
memandang dengan mata, memiliki rasa yang berbeda dibanding memandang dengan
hati pula. Hatiku tak bisa bohong saat memandang sosokmu, pasti ingin
memilikimu, dan dari situlah aku sangat takut… Takut syaiton datang
menghembuskan nafasnya padaku.
Semoga
kita selalu dalam lindungan-Nya, pandangan kita dihalalkan dan dipertemukan
kelak oleh-Nya.. Aamiinnn
No comments:
Post a Comment